Wednesday, March 2, 2016
Thursday, January 14, 2016
Cara Belajar Efektif
Cara
Belajar Efektif
cara belajar yang efektif - gimana sih cara yang
efektif dalam proses belajar, khususnya bagi siswa maupun pelajar
seringkali menemukan masalah dalam proses belajar, supaya belajar
nya menjadi lebih efektif dan efisien, dan juga dari teman-teman pasti ada yang
merasa bahwa belajar itu adalah Beban! atau kewajiban! coba dech ubah
pola pikir itu dulu, atau lebih mudahnya gini; kita belajar karena kita suka!
atau kita belajar karena kita tau itu penting buat masa depan kita nanti!
dimana sesorang yang berilmu itu akan mendapatkan penghargaan dan kehidupan
yang layak! dan pikirkan jika aku belajar dari pelajaran yang kita
pelajari suatu kelak akan berguana bagi kehidupan kita contohnya; kita belajar
agar mendapatkan ilmu yang berguna bagi karir kita atau pekerjaan kita, kalo
pola pikir kita sudah berubah pasti cara belajar yang efektif akan
dengan mudah terlaksana.
Selanjutnya mari kita simak cara belajar yang efektif dan efisien dibawah ini dan semoga bisa membantu cara belajar teman-teman semua:
Selanjutnya mari kita simak cara belajar yang efektif dan efisien dibawah ini dan semoga bisa membantu cara belajar teman-teman semua:
- Membuat belajar kelompok
Metode ini seringkali di katakan metode yang paling efektif
karena dalam suasana belajar berkelompok yang cukup santai, otak menjadi lebih
rileks dalam menerima ilmu yang akan di serap. Selain itu hal-hal yang belum di
ketahui akan lebih mudah di selesaikan dengan bekerja sama di dalam belajar
kelompok tersebut.
- Buatlah intisari dari setiap pelajaran
Buatlah rangkuman atau ringkasan dari setiap pelajaran yang
telah anda dapatkan baik di sekolah maupun di tempat lain atau lewat belajar
bersama teman atau kelompok dari cara yang pertama diatas, hal ini akan lebih
efisien mengingat intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah
dibaca ulang ini akan menjadi kata kunci yang nantinya sangat berguna pada
waktu kita mengulang pelajaran selama menghadapi masa ujian.
- Disiplin dalam belajar
Kedisiplinan memang perlu diterapkan dalam belajar,
seperti disiplin waktu dan disiplin dalam berkonsentrasi pada pelajaran. Dengan
adaya sifat disiplin dalam diri Anda, dapat dipastikan pelajaran yang anda
lakukan dapat efektif dan efisien.
- Aktif dalam hal bertanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru,
teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya.
Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang
kita tanya.
- Kembangkan materi yang sudah di pelajari
Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa
pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk
menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau
internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
Terakhir segiat - giatnya kita belajar tapi jangan lupa untuk istirahat, ciptakan sendiri suasana belajar kondusif yang menurut mu bisa menjadi cara belajar efektif dan efisien.
Terakhir segiat - giatnya kita belajar tapi jangan lupa untuk istirahat, ciptakan sendiri suasana belajar kondusif yang menurut mu bisa menjadi cara belajar efektif dan efisien.
Friday, January 8, 2016
MANAJEMEN
MANAJEMEN
Manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan
mengawasi pekerajan anggota organisasi dan menggunakan sumber daya organisasi
untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditentukan.
Pengertian manajemen menurut para ahli
1. George R. Terry
Manajemen adalah proses pencapaian tujuan melalui
kegiatan perencanaan, pengorganisasian, menggerakan SDM dan penawasan
2. Mary Parker
Follet
Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui
orang lain.
3. Koontz
Manajemen adalah suatu seni yang produktif yang didasarkan pada suatu pemahaman ilmu. Koontz menambahkan, ilmu dan seni tidaklah bertentangan, namun masing masing saling melengkapi.
Manajemen adalah suatu seni yang produktif yang didasarkan pada suatu pemahaman ilmu. Koontz menambahkan, ilmu dan seni tidaklah bertentangan, namun masing masing saling melengkapi.
4. Stoner
Ilmu Manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usahda dari anggota entitas/organisasi dan juga mempergunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
Ilmu Manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usahda dari anggota entitas/organisasi dan juga mempergunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
5. Wilson
Manajemen adalah sebuah rangkaian tindakan tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam upaya mencapai sasaran organisasi. prosess merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dijalankan dengan sistematis
Manajemen adalah sebuah rangkaian tindakan tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam upaya mencapai sasaran organisasi. prosess merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dijalankan dengan sistematis
6. Oey Liang Lee
Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, peng-organisasi-an, penyusunann, pengarahan serta pengendalian (pengawasan) dari sumber daya perusahaan guna mencapai goal atau tujuan yang telah diputuskan.
Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, peng-organisasi-an, penyusunann, pengarahan serta pengendalian (pengawasan) dari sumber daya perusahaan guna mencapai goal atau tujuan yang telah diputuskan.
7. Lawrance A Appley
Manajemen adalah sebuah seni dalam mencapai tujuan yang diinginkan yang dilaksanakan dengan usaha orang yang lain.
Manajemen adalah sebuah seni dalam mencapai tujuan yang diinginkan yang dilaksanakan dengan usaha orang yang lain.
Tingkatan
manajemen
1. Manajemen Puncak (Top Level Management)
1. Manajemen Puncak (Top Level Management)
Manajemen
puncak adalah tingkatan manajemen tertinggi dalam sebuah organisasi, yang
bertanggung jawab terhadap keseluruhan aktivitas organisasi. Sebutan orang yang
memegang posisi dalam manajemen puncak adalah: direktur, presiden
direktur, dewan direksi, dan sebagainya.
2. Manajemen Menengah (Middle Management)
Manajemen
menengah bertugas mengembangkan rencana-rencana sesuai dengan tujuan dan
tingkatan yang lebih tinggi dan melaporkannya kepada top manajer. Sebutan orang
yang memegang posisi dalam manajemen menengah adalah: kepala departemen, kepala
pengawas, dan sebagainya.
3. Manajemen Lini Pertama (First
Level/First Line Management)
Manajemen
lini pertama merupakan tingkatan yang paling bawah dalam suatu organisasi yang
memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional. Manajemen lini pertama ini
dikenal dengan istilah operasional (supervisor, kepala seksi, dan mandor).
Macam – macam keahlian manajerial
Keahlian dalam
manajemen secara mendasar dapat dibagi menjadi 3, yaitu :
1.
Keahlian Teknis
(Technical Skill)
Keahlian
teknikal atau teknis adalah keahlian khusus yang harus dimiliki oleh seorang
manajer berkaitan dengan tanggung jawab utama yang harus dijalankan. Misalkan,
seorang manajer yang bertanggung jawab di bidang keuangan haru mengetahui
ilmu-ilmu bidang keuangan. Manajer yang bertanggung jawab di bidang pemasaran
harus mengerti mengenai pasar.
2.
Keahlian Hubungan Manusia ( Human Relation
Skill).
Manajer
berkaitan dengan mengarahkan dan mengontrol agar orang—orang yang ada di dalam
perusahaan bertindak untuk mencapai tujuan perusahaan. Untuk mensosialisasikan
visi, misi hingga program perusahaan dibutuhkan keahlian untuk berkomunikasi
dengan berbagai orang yang terlibat dalam perusahaan. Manajer yang baik
dituntut untuk memiliki keahlian ini. Keberhasilan dalam mengarahkan karyawan
merupakan salah satu kunci keberhasilan kepemimpinan manajer.
3.
Keahlian
Konseptual (Conseptual Skill).
Keahlian
konseptual adalah keahlian untuk berpikir abstrak, menganalisis, dan
mendiagnosis dan mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan keadaan yang
terjadi. Keahlian konseptual ini akan menentukan kemampuan perusahaan dalam
menghadapi setiap masalah yang timbul dalam perusahaan.
Selain keahlian secara mendasar, ada 4 keahlian tambahan lain yang harus
dimiliki, yaitu ;
1.
Keterampilan Mengatur Waktu
Kemampuan
seseorang untuk mengalokasikan waktunya dengan cara yang paling efektif.
Kemampuan perencanaan waktu ini menentukan bagaimana manajer mengatur agar
semua perencanaan dapat dijalankan sesuai dengan rencana awal.
2.
Keterampilan
membuat keputusan
Merupakan
kemampuan mendifinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam
memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi
seorang manajer.
3.
Keterampilan
Diagnosa
Keterampilan
diagnosa digunakan untuk menyelidiki masalah, menentukan perbaikan, dan
menerapkan solusi.
4.
Keterampilan
Komunikasi
Keterampilan
berkomunikasi secara baik kepada bawahannya maupun atasannya, mampu menyampaikan informasi dari pimpinan
tertinggi di perusahaan kepada seluruh karyawan, demikian juga sebaliknnya.
Sarana manajemen
1. Manusia ( Man )
Sarana utama setiap manajer untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan
oleh individu-individu tersendiri atau manusianya. Berbagai kegaitan-kegiatan
yang dapat diperbuat dallam mencapai tujuan seperti yang dapat ditinjau dari
sudut pandang sepeprti sudut pandang proses, perencanaan, pengorganisasian,
staffing, pengarahan, dan pengendalian atau dapat pula kita tinjau dari sudut
bidang, seperti penjualan, produksi, keuangan dan personalia. Bidang-bidang
tersebut memerlukan sumber daya manusia.
2. Material ( Material )
Dalam proses pelaksanaan kegiatan, manusia menggunakan matrial atau
bahan-bahan. Oleh karna itu, material dianggap pula sebagaialat atau sarana
manajemen untuk mencapai tujuan.
3. Mesin ( Machine )
Dalam kemajuan teknologi, manusia bukan lagi sebagi pembantu mesin
seperti pada masa lalu sebelum Revolusi Industri terjadi. Bahkan, sebaliknya
mesin telah berubah kedudukannya menjadi pembantu manusia.
4. Metode ( Method )
Untuk melakukan kegiatan secara guna dan berhasil guna, manusia
dihadapkan kepada berbagai alternatif metode cara menjalankan pekerjaan
tersebut sehingga cara yang dilakukannya dapat menjadi sarana atau alat
manajemen untuk mencapai tujuan.
5. Uang ( Money )
Uang sebagai sarana manajemen harus digunakan sedimikian rupa agar tujuan
yang diinginkan tercapai. Kegiatan atau ketidaklancaran proses manajemen
sedikit banyak dipengruhi oleh pengelolaankeuangan.
6. Pasar ( Markets )
Bagi badan yang bergerak dibidang industri maka sarana manajemens
penting lainnya seperti pasar-pasar atau market. Untuk mengetahu bahwa pasar
bagi hasil produksi.jelas tujuan perusahaan industri tidak mustahil semua itu
dapat dirai. sebagain dari masalah utama dalam perusahaan industri adalah
minimal mempertahankan pasar yang sudah ada. Jika mungkin, mencari pasar baru
untuk hasil produksinya. Oleh karena itu. markets merupakan salah satu sarana
manajemen penting lainnya. baik bagi perusahaan industri maupun bagi semua
badan yang bertujuan untuk mencari laba
tugas Ekonomi Akutansi
KETHOPRAK
KETHOPRAK
Kethoprak
wiwit bebukane awujud dedolanan para priya ing ndhususn sing lagi nganakake
lelipur sinambi nabuh lesung kanthi irama ana ing waktu wulan purnama ndadari,
kasubet gejog. Ana ing tembe keiring temang bebarengan ing kampong/shusun
kanggo lelipur. Sateruse ana tambahan kendhang, terbang lan suling. Mula wiwit
saka ku kasebut kethoprak lesung. Kira kira kedadeyan ing tahun. Banjur ana ing
tahun 1909 wiwitan dianakake pagelaran kethoprak kanthi paripurna/lengkap.
Pagelaran
kethoprak wiwitan sing resmi ing ngarepe masuarakat/umum, yaitu kethoprak
wreksotomo, dipandhegani dening Ki Wisangkoro, sing mandhegani kabeh kakung.
Carita sing dipagelarake yaiku: warsa-warsi, Kendana Gendini, Darma Darmi, lsp.
Sawise
ikku pagelaran kethoprak sansaya suwe dai apik uga dadi klangenane masyarakat,
utamane ing tlata Yogyakarta.
Jinis
Anane gegayutan karo teater para nara praja, mula pagelaran kethoprak, bisa
dibedakake mangkene : Kothekan lesung, Kethoprak lesung wiwitan, Kethoprak
lesung, Kethoprak gamelan Kethoprak gamelan, pendhopo, Kethoprak panggung
Isi
cerita rupa werna carita pagelaran kethoprak umpama carita rakyat, dongeng
babad, ledenfa, sejarah lan adaptasi saka negari manca bisa uga migunakake
swasana Indonesia, tuladhane kaya Shakespeare: Pangeran Hamlet utawa Sampek Eng
Tay. Carita-carita baku: Darma-Darmi, Warsa-warsi, Kendhana-gendhini, Abdul
sumararupi, Panju Asmara Bangun, Klana Sewandana, Andhe andhe lumut, Angling
darma, Rara mendut, Damar Wulan, Ranggalawe, Jaka Bodo.
Crita
klangenan masyarakat bisa awujud carita pahlawan, peperangan, carita
nglempengake kabecikan adate ing pungkasan carita sing rumindake becik, jujur
bakal entuk kemenangan. Ageman para nayaga pemain, dipadakake karo carita kang
dipagelarake. Biasane nganggo ageman para narapraja jawa wektu jaman kerajaan
mbiyen. Umpama Pangeran Wiroguna agemane ngaggo priyayi Jawa Pangeran saka
tlatah Jawa Tengah (Yogyakarta), semono uga prajurit. Nanging uga ana ageman
kang awujud simbolis, umpamane piyantun wicaksana aweni ageman cemeng, piyantun
suci aweni ageman pethak, ingkang kendel agamene abang. Carita Baghdad agemane
"Mesiran" nganggo afeman sutra. Ageman wayang wong uga ana gegayutane
karo kethoprak, utamane Kethoprak pesisiran tlatah Jawa pesisir lor. Umpamane
carita Angling Darma, Menak Jingga/Damarwulan.
Uga
ana ageman kasebut basahan, yakuwi ageman kejawen ananging cinampur ing liyan
bisa rupa ageman batik, lan beskap uga surban (biasane nganggo jubah). Ageman
basahan iki adate ana ing carita menak utawa carita para wali/para ulama islam
ing sajerone praja. Sing dadi ciri wancine kethoprak : Kanthi para
nayaka/pemain Kiering tetabuhan (gamelan) Ageman tembang kand dadi tetenger
kethoprak Rembugan uga biasa nganggo tembang, tembang bisa mujudake dadi
pengiring adegan, dialog, monolog, utawa dadi narasi Unining gamelan kanggo
ngiringi tembang,, adegan, ilustrasi swasana carita, swasana dramatic, kang
mbedakake adgean siji lan sijine
Perangkat
pengiring kendhang, saron, kethuk, kenong lan gong kemada. Gamelan jangkep
adate nganggo suling utawa terbang. Kanthi tambahan keprak. Para nayaga
kethoprak biasane pinter anggone acting, uga pinter nembang lan njoged beksan .
Para pradangga gamelan, bebearengan karo
sindhen waranggana ngeriringi irama gamelan kethoprak. Senadyan sing dianggo
basa Jawa, nanging kudu nganggo unggah ungguh basa, bisa nganggo basa ngoko,
basa krama, lan krama inggil. Seaiki ana ingg wolak waliking jaman, kethoprak
uga duwe improvisasi kanthi wujud dafelan lan kethoprak humor ana ing siaran
radio lan televisi.
Carita bakune pada nanging dipagelarake kanthi
dhagelan. Mligi ngemukake lan nyenengake pemirsane
tugas B.Jawa
